Bekali Anak Pendidikan Agama Cetak Generasi Berkarakter dan Berakhlak Mulia

Read Time:1 Minute, 42 Second

*Wagub Taj Yasin: Orang Tua Punya Peran Penting Mewujudkanya

MEMPELAJARI ilmu agama secara baik dan benar sangat penting bagi setiap manusia agar menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi sesama. Karenanya, peran dan dukungan orang tua sangat penting dalam memberikan pendidikan agama.

“Tugas orang tua terhadap putra-putrinya adalah menjadikan anak-anak kita waladun saleh (anak yang baik). Tadi saya lihat para orang tua santri yang naik ke panggung wajahnya tampak bahagia. Sebab kenapa, sebab mereka telah memberikan pendidikan agama dengan disekolahkan di pondok pesantren,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat memberikan tausiyah di acara Haflah Khotmil Qur’an Bil Hifdzi di Pondok pesantren Mamba’us Sa’adah, Asemapan Trangkil, Pati, Jumat (18/2/2022).

Anak-anak yang menuntut ilmu di pondok pesantren menurutnya akan mendapat berbagai ilmu dari para kiai dan nyai. Termasuk pelajaran membaca Al-Qur’an, tentang akhlak, dan syariat. Selain itu juga diajarkan kedisiplinan dalam belajar dan beribadah serta ilmu bermanfaat lainnya.

“Maka kita harus bersyukur, putra dan putri kita mendapat pendidikan di pondok pesantren yang kelak karena ilmu pengetahuan akan menjadikan putra-putri kita waladun saleh dan salehah yang selalu mendoakan kita,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub yang hadir didampingi istri, Nawal Arafah Yasin, juga menyerahkan hadiah kepada enam santri penghafal Al-Qur’an 30 juz. Masing-masing mendapat hadiah Rp1juta.

Program pemberian hadiah kepada para hafidz atau penghafal 30 juz Al-Qur’an ini telah dilakukan Pemerintah Provindi Jawa Tengah sejak tahun 2018. Tepatnya, sejak dirinya dilantik menjadi Wakil Gubernur berpasangan dengan Gubernur Ganjar Pranowo

Kepada para hafidz dan hafidzah penerima hadiah hari itu, Wagub berpesan agar mereka tidak berpuas diri karena telah menghafal Al-Qur’an. Dia meminta para hafidz dan hafizah terus memampukan diri menjadikan Al-Qur’an sebagai iman dan pengingat diri.

“Al-Qur’an bukan sekadar ayat-ayat Allah, namun juga ayat-ayat Allah yang dapat mengingatkan kelakuan-kelakuan manusia, mampu mengingatkan kita kepada Allah, serta mengingatkan kita tentang keluarga dan anak,” katanya. (Humas Jateng)

*Berita dan foto dilansir dari kanal pemberitaan Humas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
https://humas.jatengprov.go.id

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Mulai Hari ini, Selama Tiga Hari Penjual Tahu Tempe Mogok Masal Tak Jualan
Next post Pendidikan Agama Islam (PAI) Penguat Karakter Siswa