Bupati Kendal Diisukan Dukung Calon Tertentu

Berita Politik

KENDAL – Menjelang pencoblosan pemilihan bupati dan wakil bupati, beredar isu Bupati Kendal Mirna Annisa, mendukung salah satu calon tertentu. Bahkan beredar surat pakta integritas dukungan. Dia dianggap telah mengumpulkan ASN dan kepala desa (kades) untuk mendukung calon tertentu. 

Menanggapi hal itu, Mirna Annisa membantah telah menggiring ASN dan kepala desa untuk memenangkan salah satu calon. Justru yang terjadi adalah, para kades merasa ketakutan telah diancam oleh tim sukses tertentu. Ancaman tersebut berupa pengurangan dana desa dan bantuan sosial lainya yang sudah berjalan. ‘’Kades menganggap bupati sebagai orang tua, sehingga mereka lapor terhadap saya sebagai pemimpinya,’’ kata Mirna, Sabtu (5/12).

Mirna menambahkan, apa yang dilakukan adalah untuk melindungi para ASN dan kepala desa agar jangan takut terhadap ancaman tim sukses pasangan tertentu. Dana desa dan bantuan sosial lainya, merupakan program dari pemerintah pusat. ‘’Kalau Presiden Jokowi sampai tahu ada ancaman seperti itu pasti akan marah,’’ imbuh Mirna.

Mestinya para tim sukses untuk memperoleh dukungan jangan sampai ancam mengancam. Tunjukkan kepada masyarakat kelebihan atau prestasi calon bupati yang didukung. Berpolitiklah yang santun dengan disertai rasa sayang kepada masyarakat. 

Pada pemilihan besok, bupati meminta ASN dan kepala desa harus tetap netral. Bila ada yang mendukung salah satu calon mereka akan diberi sanksi. Bahkan Mirna membuat sayembara, siapa saja yang dapat membuktikan ASN atau kades tidak netral akan diberi uang Rp 1 juta. ‘’Silahkan kalau ada ASN atau kades ikut kampanye dan mempengaruhi untuk memilih calon tertentu, direkam atau di foto, nanti diberi hadiah Rp 1 juta,’’ tambah Mirna. (mam-21)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *