Dinkes Kendal Klaim Penyebaran Covid-19 di Kendal Turun

Berita Kesehatan Pemerintahan

KENDAL –Kasus penyebaran virus korona di Kabupaten Kendal dalam beberapa hari terakhir di Ramadan 2021 mengalami penurunan. Meski begitu, masyarakat diimbau tidak lengah dan selalu menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan, sebelum Ramadan, penyebaran Covid-19 per hari rata-rata sembilan kasus. Namun pada awal Ramadan naik menjadi 11 kasus/hari. Petugas kembali melakukan pengetatan, baik razia masker maupun terhadap warga yang hendak mudik. ‘’Mulai pertengahan Ramadan penyebarannya sudah turun lagi, rata-rata per hari 10 kasus,’’ kata dia, belum lama ini.

Dinas Kesehatan Kendal juga memberikan 50 alat bantu rapid test antigen pada masing-masing puskesmas. Hal itu bisa digunakan untuk skrining Covid-19. Satgas di tingkat PPKM Mikro diwajibkan melaporkan warga yang baru mudik untuk dilakukan pemeriksaan tes swab antigen. ‘’Sementara Kecamatan Pageruyung yang sudah melaporkan. Sebanyak 49 warga yang mudik dan sudah dilakukan tes swab antigen dan hasilnya negatif,’’ terangnya.

Sekda Kendal, Moh Toha, mengatakan, Pemkab Kendal selalu menindaklanjuti surat edaran dari pemerintah pusat maupun provinsi terkait upaya pencegahan penyebaran korona. Pemkab Kendal melakukan pengetatan terhadap siapa saja yang masuk ke wilayah Kendal bagi pemudik. Semuanya harus menunjukkan surat keterangan tes swab antigen dengan hasil negatif. ‘’Penjagaan ketat dilakukan di tiga posko pintu keluar tol. Semua yang masuk wilayah Kendal akan diperiksa,’’ tegas dia. (jan-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *