Harga Bawang Merah Anjlok

Berita Ekonomi

KENDAL – Musim panen bawang merah di akhir Desember dan awal Januari kurang menguntungkan bagi petani. Pasalnya harganya anjlok tidak sesuai harapan mereka. ‘’Harga perkilogram di petani sekitar Rp 11.000,’’ tutur Kastowo, petani asal Sidomulyo, Cepiring, kemarin.

Menurutnya, panen kali ini kurang menguntungkan bagi petani, karena harganya anjlok, padahal hasil produksi cukup lumayan. ‘’Karena harganya kurang baik, hasil panen akan disimpan sebagai benih untuk musim tanam berikutnya dan sebagian dijual,’’ tambahnya.

Kades Lumansari, Kecamatan Gemuh, Kasnari mengatakan, panen kali ini harganya benar-benar jatuh. Pihaknya juga tidak tahu kenapa bisa demikian. Padahal, hasil produksi yang ada cukup lumayan. Diterangkan, ntuk menghasilkan bawang merah yang baik, butuh biaya tinggi, seperti pupuk, obat-obatan dan sebagainya. ‘’Perawatannya juga harus maksimal,’’ terangnya.

Camat Gemuh, M Fatoni, mengatakan, harga bawang merah anjlok, karena terjadi panen raya. Bila panen melimpah dan permintaan sedikit, maka dapat dipastikan harganya turun. (guh-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *