Pandemi Covid Berdampak Besar Terhadap Sektor Pariwisata Kendal

Berita Pemerintahan Wisata

KENDAL – Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat menyampaikan pandemi virus Covid-19 dampaknya luar biasa terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Kendal. Pandemi korona berdampak buruk terhadap ekonomi negara baik di bidang kesehatan, pariwisata, dan maupun pendidikan. Namun, pemerintah juga hadir dengan memberikan beragam bantuan kepada masyarakat.

‘’Bantuan yang diberikan seperti sembako, uang untuk masyarakat tidak mampu, uang untuk UMKM, akses permodalan dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) perbankan, dan relaksasi terhadap pajak dan utang,’’ katanya dalam Seminar Anggota MPR RI yang digelar belum lama ini di Gedung Abdi Praja di Setda Kendal.

Politisi dari Partai Golkar itu menambahkan, mengapa belajar mengajar sementara waktu harus melalui daring, sedangkan mall, swalayan, dan pasar-pasar tidak semuanya ditutup. Hal itu lantaran pemerintah mengutamakan kesehatan, mengusahakan kesejahteraan ekonomi masyarakat, dan mencerdaskan anak bangsa.

‘’Apa yang dilakukan pemerintah merupakan yang terbaik untuk masyarakat. Warga harus mendukung upaya pemerintah untuk kebaikan rakyatnya,’’ tambahnya dihadapan peserta yang merupakan kelompok sadar wisata di Kabupaten Kendal.

Mujib Rohmat menyatakan, memajukan pariwisata tidak bisa dilakukan sendirian. Sebab, sektor pariwisata membutuhkan akses jalan dan keamanan. ‘’Semuanya harus bisa berkoordinasi dengan baik, termasuk koordinasi antardaerah,’’ ucap dia.

Plt Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, mengemukakan, cukup lama pokdarwis terimbas pandemi Covid-19. Sekarang sekarang muncul relaksasi dibuka kembali dengan mematuhi protokol kesehatan. ‘’Mengembangkan sektor pariwisata membutuhkan komitmen semua pihak, termasuk pokdarwis. Potensi yang ada di Kendal bisa dimaksimalkan,’’ ungkapnya.

Menurut Wahyu, bupati dan wakil bupati ingin mewujudkan Kendal sebagai kota industri dan pariwisata, sehingga potensi alam yang ada, harus bisa dimaksimalkan dan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. ‘’Semoga dari kegiatan ini, persoalan dan harapan dari pokdarwis untuk kemajuan pariwisata di Kabupaten Kendal bisa ditemukan solusi dan terwujud,’’ pungkas Wahyu. (jan-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *