Pendaftaran Cabup-Cawabup Kendal 4-6 September

Berita Politik
KENDAL – Pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati untuk Pilkada Kendal 2020 dilaksanakan pada 4-6 September. Namun hingga kemarin, belum terdapat bakal calon yang menyatakan telah menerima rekomendasi dari partai pengusung.
Divisi Teknik dan Penyelenggaraan KPU Kendal, Rokhimudin, mengatakan, tahapan pencalonan dimulai pada 28 Agustus hingga 3 September yakni pengumuman pendaftaran pasangan calon. ‘’Pendaftaran dan verifikasi berkas dilaksanakan 4-6 September. Pada tanggal 4 dan 5 hingga pukul 16.00 dan tanggal 6 hingga pukul 23.59,’’ terangnya, Jumat (21/8).
Setelah itu terdapat tahapan tanggapan masyarakat (4-11/9), pemeriksaan kesehatan (4-11/9), penyampaian hasil kesehatan (11-12/9), verifikasi syarat calon (6-12/9), pengumuman hasil verifikasi (13-14/9), penyerahan dokumen perbaikan (14-16/9), penelitian perbaikan dokumen (16-22/9), penetapan calon 23 September serta pengundian dan pengumuman nomor urut pada 24 September.
Rokhimudin menjelaskan, syarat parpol dapat mengusung calon yakni 20 persen dari jumlah kursi di DPRD Kendal atau 25 persen dari perolehan suara sah hasil pemilu 2019.  Jumlah kursi di DPRD Kendal sebanyak 45 kursi. Syarat minimal parpol bisa mengusung calon minimal terdapat sembilan kursi atau sekitar 146.466 perolehan suara sah. ‘’Parpol yang perolehan kursinya tidak memenuhi syarat, bisa melakukan koalisi dengan partai lainnya,’’ kata dia.
Dia menambahkan, karena tahapan pilkada di tengah pandemi Covid-19, sehingga penyerahan dokumen dilakukan dengan menerapkan protokol protokol kesehatan. ‘’Dokumen yang diserahkan dibungkus dengan bahan yang tahan terhadap zat cair, karena akan dilakukan penyemprotan dengan disinfektan,’’ tambahnya.
Petugas penerima mengenakan masker dan sarung tangan sekali pakai, membatasi jumlah orang dengan memperhatikan kapasitas dan jarak minimal satu meter. Yang tidak berkepentingan diimbau tidak datang atau berkerumun di lokasi penyerahan dokumen. ‘’Calon atau tim sukses kami imbau membawa alat tulis masing-masing dan sebisa mungkin menghindari kontak fisik,’’ tuturnya. (JN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *