Positif Corona Melonjak, Denda Minimum Ditingkatkan

Berita Kesehatan Pemerintahan

Positif Corona Melonjak, Denda Minimum Ditingkatkan

KENDAL – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kendal terus meningkat. Bila sebelumnya kasus harian tambah 10 orang, kini kasus harian dua kali lipat menjadi 20 orang. Hal ini membuat keprihatinan satuan gugus tugas.
Persoalan utama meningkatnya Covid-19 karena kurangnya kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan. Untuk memberikan edukasi dan efek jera kepada masyarakat, tim gugus tugas akan menaikkan batas minimum denda dari Rp 20.000 menjadi Rp 50.000.
Pengumuman penetapan penegakan hukum penanganan covid-19 disampaikan Sekretaris Daerah Kendal Moh Toha di Ruang Ngesti Widhi. ‘’Sebelumnya kasus positif awal September antara lima hingga 10 kasus. Namun hari demi hari, terutama tiga hari terakhir kasus positif meningkat sampai 20 kasus perharinya,’’ terangnya Senin (21/9).
Dengan adanya peningkatan kasus yang terkonfirmasi positif perharinya, tim gugus sepakat meningkatkan batas sanksi administratif yang diberlakukan pada Perbup Nomop 67 Tahun 2020 yang sebelumnya denda minimal Rp 20.000 dan maksimal Rp 200.000 menjadi minimal Rp 50.000 dan maksimal Rp 200.000.
‘’Tujuan peningkatan sanksi administratif agar memberikan efek jera kepada masyarakat. Hal ini lantaran hukuman sanksi sosial berupa menyapu fasilitas umum, menyanyikan, lagu nasional, dan sanksi denda Rp 20.000 belum membuat jera masyarakat yang melanggar,’’ terangnya.
Selain itu penerapan jam malam akan dilakukan secara ketat. Disepakati pemberlakukan jam malam maksimal pukul 21.30. Kegiatan operasi penertiban akan kembali ditingkatkan dengan menyasar warga yang tidak menggunakan masker saat di luar rumah. ‘’Informasi perkembangan Covid-19 yang sering diunggah di di media sosial milik Dinas Kesehatan Kendal, juga akan di pasang di sejumlah tempat umum. Hal itu bertujuan tujuan masyarakat bisa melihat langsung perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal,’’ ungkap Toha. (mam-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *