Rehab Rumah Milik Janda Dibiayai Baznas Jadi Perhatian Khusus Anggota Komisi C

Sosial
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

*Teras Rumah Roboh Sempat Jadi Viral di Medsos

KENDAL, Jatengnet.Com– Rehab rumah milik Sri Utami (61) wanita paroh baya warga Dukuh Jambet Sari, Desa Krajankulon Kecamatan Kaliwungu, yang teras rumahnya roboh dan viral karena tak kunjung mendapatkan bantuan menjadi perhatian anggota Komis C DPRD Kendal Muhammad Tommy F. Ia melihat langsung proses rehab rumah tersebut, Senin (14/2/2022). Bantuan rehab rumah tersebut dari Baznas Kendal. Proses pembangunannya diperkirakan akan memakan waktu selama sepuluh hari.

Anggota Komis C DPRD Kendal Muhammad Tommy F megucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas kepedulian Baznas Kendal terhadap warga kurang mampu. Hadirnya Baznas merupakan wujud dari kemanfaatan Baznas yang bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Terima kasih juga kepada Camat Kaliwungu dan Kades Krajan Kulon yang sudah gigih mengupayakan warganya agar mendapat bantuan,” katanya.

Camat Kaliwungu, Nung Tubeno mengatakan, bantuan rehab rumah warga kurang mampu dari Baznas di tahun ini ada dua rumah. Rumah tersebut berada di Desa Krajankulon dan Sarirejo. “Mudah-mudahan rehab rumah bantuan Baznas ini bermanfaat,” katanya.

Progam rehab rumah merupakan salah satu progam Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Baznas Kendal. Bantuan rehab rumah warga kurang mampu juga ada yang datang dari Pemmrintah provinsi Jateng maupun dari pemerintah pusat.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut memikirkan dan mengupayakan sehingga rehab rumah ini dapat terlaksana,” kat5anya.

Dalam kesempatan tersebut, Nenek Sri Utami mengunucapan terimakasih kepada Baznas, Komisi C, Camat Kaliwungu dan Kades Krajan Kulon yang telah membantu merehab rumahnya.

“Terima kasih kepada semua yang membantu merehab rumah ini,” katanya

Janda yang sudah lima tahun lalu ditinggal mati suaminya ini mengaku menempati rumah tersebut dengan anaknya yang bekerja degan hasil pas-pasan. Sehingga tak mampu untuk merehab rumahnya dan membiarkan rumahnya yang rusak tak diperbaiki.

“Tinggal dengan anak. Kebutuhan makan darinya juga. Penghasilan pas-pasan dan tidak bisa untuk memperbaiki ruumah yang rusak,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III Baznas Kendal Syaifudin berharap rumah yang dibantu Baznas bisa lebih memiliki kemanfaatan bagi pemiliknya.

“Total biaya yang diberikan dalam rehab rumah, anggarannya menyesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan,” ucapnya.(jan-17)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *