Selama Libur Lebaran 15.500 Orang Wisata ke PIK

Berita Pemerintahan Wisata
0 0
Read Time:1 Minute, 16 Second

Kendal,Jatengnet.Com: Libur Lebaran tahun ini merupakan musim panen bagi sektor pariwisata. Karena selama dua tahun akibat pandemi Covid-19 dunia wisata tidak ada pengunjung yang datang karena adanya pembatasan.

Pada libur Idulfitri kali ini ada sekitar 15.500 orang yang berwisata ke Pantai Indah Kemangi di Desa Jungsemi Kecamatan Kangkung. “Di PIK puncak pengunjung Lebaran terjadi pada Minggu 8 Mei 2022” kata Dasuki Kepala Desa Jungsemi.

Ditemui di kantornya Selasa (10/5) lebih jauh dikatakan pada hari Minggu itu yang datang ke PIK tercatat sekitar 3.500 orang. Sebelumnya per hari sekitar 2.500 pengunjung.

Menurut dia yang paling diminati masyarakat dari Panti Indah Kemangi adalah Banana Boat. Di samping ada sarana dan prasarana lain yang cukup bisa diandalkan seperti, dokar wisata, arena bermain anak, motor ATV, dan seterusnya.

Untuk Banana Boat sendiri misalnya penumpang bisa menikmati perjalanan di laut dengan nyaman. Penumpan yang ada juga dilengkapi pelampung dan ada pemandu yang ikut motor air tersebut. “Bila ada kejadian yang tidak diinginkan pemandu itu sebagai penyelamat bagi penumpang, terutama yang tidak bisa berenang” imbuhnya.

Disinggung tentang pengembangan PIK ke depan, fasilitas yang ada akan terus di tambah. Sudah ada masyarakat Jungsemi yang akan membangun kolam renang di lokasi PIK. Disamping itu menurut dia, ada pihak dari Cilacap yang akan mensuplai selancar air untuk PIK.

Namun, pihaknya belum menerima tawaran itu karena belum ada instruktur untuk wahana selancar air. “Kami akan mengadakan pelatihan terlebih dulu bagi petugas, sehingga kalau sudah siap, selancar air akan ada di Pantai Indah Kemangi,” kata Dasuki. (Teguh-21)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *