SMA 1 Pegandon Sosialisasikan Pencegahan Perundungan

Berita Pendidikan

KENDAL, jatengnet.com – Sebuah langkah positif telah dilakukan jajaran SMA 1 Pegandon. Langkah yang dilakukan yakni mencegah perundungan di lingkungan sekolah. Kegiatan sosialisasi dilakukan Kamis (7/10) di aula sekolah.

Menurut Kepala SMA 1 Pegandon, Nurhadi bahwa kegiatan itu diikuti 40 siswa dari kelas 10-12. Mereka yang mengikuti sosialisasi nantinya dijadikan agen untuk pencegahan perundungan. ‘’Saat ini di lingkungan sekolah masih ada budaya bullying. Oleh sebab itu kita berusaha untuk mencegahnya agar dampaknya tidak berlarut-larut,’’ katanya.

Menurut Nurhadi, program ini merupakan program nasional dari Kemendikbud Ristek melalui direktur SMA. Tujuannya adalah penghapusan intoleransi, kekerasan seksual, dan anti perundungan. Di Kabupaten Kendal baru SMA 1 Pegandon yang sudah melakukan program ini sekaligus menjadi percontohan bagi sekolah lain.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah XIII Jawa Tengah, Ernest Ceti Septiyanti mengapresiasi apa yang telah dilakukan SMA 1 Pegandon. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus bersih dari tindakan bullying karena ini berdampak pada beban psikologis.

Korban bullying bisa berakibat rendah diri atau sejenisnya. Tidak ada artinya sekolah yang tujuannya mencerdaskan bangsa, tetapi didalamnya banyak praktek perundungan. ‘’Buliying harus kita singkirkan dari dunia sekolah,’’ pungkasnya. (Teguh-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *