Tukarkan Barang Bekas dengan Bahan Sembako

Berita Ekonomi Kesehatan
KENDAL – Bank Sampah Induk (BSI) Kendal membuat program baru yaitu Bank Sampah On The Spot dengan mendatangi ruang terbuka hijau dan bekerjasama dengan komunitas. Kegiatan itu untuk mendukung program tukar sampah dengan bahan sembako sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kendal di tengah pandemi korona.
Ketua BSI Kendal, Nunuk Sarah Zenubia, mengatakan, program itu merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank Sampah Induk terhadap masyarakat terdampak Covid-19 di Kendal. Masyarakat bisa datang langsung membawa sampahnya yang sudah dipilah dan menukarkannya dengan bahan sembako, seperti beras, sayuran, buah, bumbu masak dan lain sebagainya. ‘’Tidak hanya sembako, tetapi juga bisa ditukarkan dengan hasil kerajinan yang dibuat oleh Bank Sampah Induk,’’ kata dia disela-sela acara yang digelar di RTH Taman Gajahmada, baru-baru ini.
Nunuk, menambahkan, acara itu sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk peduli dan menjaga kebersihan. Sebab di masa pandemi, semua dituntut mematuhui protokol kesehatan. Salah satunya yaitu menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19. ‘’Menjaga kebersihan lingkungan dengan cara memilah sampah dari rumah, seperti logam, plastik, kaca, elektronik dan kertas yang bisa dibawa ke BSI untuk dimanfaatkan atau didaur ulang,’’ terangnya.
Bidang Kerajinan Daur Ulang BSI Kendal, Asri Ambarwati, menyatakan, masyarakat yang tertarik membuat kerajinan dari bahan sampah, pihaknya siap memberikan pelatihan. Warga yang ingin belajar membuat kerajinan dari bahan sampah, dipersilahkan ke kantor sekretariat setiap Jumat-Minggu pukul 9.30-13.00. ‘’Kantor kami beralamat di Jalan Griya Kendal Asri Raya Kavling 33 Kendal, RT 7 RW 5 Kelurahan Langenharjo,’’ tutur dia.
Salah seorang warga, Ferina mengatakan,  program dari Bank Sampah Induk sangat baik. Ia bisa menukarkan bahan yang tidak terpakai dengan barang yang dapat di manfaatkan. ‘’Saya menukarkan botol plastik, botol kaca, kertas, kardus, dan kaleng dengan bahan sembako dan pot beserta bunganya,’’ jelas warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal Kota ini. (jan-21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *